KOnsTruktivi5Me

Standard

Teori pembelajaran mengalami pergeseran paradigma yang selama ini lemabaga sekolah dan perguruan tinggimengarah tujuan pembejaran pada teori perilaku, namun seiring perkembangan waktu teori teori ini sudah tidak tepat lagi digunakan dalam proses pembelajaran.

Proses pembelajaran ini sudah tidak tepat lagi digunakan karena menciptakan peserta didik berdasar kehendak pembelajar, sementara peserta didik memiliki kemampuan dan intelek berkembang ketika individu mengalamai mengahdapai pengalaman baru  dan ketika mereka berusaha mengatasi diskrepansi yang ditimbulkan oleh pengalaman-pengalaman. Dalam usaha menemukan pemahaman ini, individu menghubungkan pengetahuan baru dengan pengetahuan sebelumnya dan mengkonstruksikan makna baru. Piaget, Vygotsky (dlama Richard I.Arends, 2004:397).

Prinsip- prinsip dasar behaviorism, Kognitivsm, Konstruktivism

BEHAVIORSM KOGNITIVSM KONSTRUKTIVISM
Belajar terjadinya R-S Belajar adalah berubahnya suatu pengetahuan Peserta didik membangun interpretasi dirinya terhadap dunia nyata melalui pengalaman-pengalaman baru dan interaksi social
Belaar adalah mengubah perilaku organism tubuh Pengetahuan adalah menggambarkan aktivitas mental yang terstruktur pada diri peserta didik Pengetahuan yang telah melekat dapat dipergunakan
Menekankan pada perilaku yang tamoak dan dapat diukur Peserta didik berperan aktif dalam proses pembelajaran Fleksibel mempergunakan pengetahuan
Mempergunakan istilah black box, peserta didik adalah sebuah black box . tidak diketahui proses yang terjadi didalam dirinya Menekankan pada bangunan blok pengetahuan Mempercayai berbagai cara untuk menstruktur dunia dan mengisinya
Menekankan pada hubungan antara variable- variable dengan lingkungan dan perilaku Menekankan pada struktur, organisasi dan urutan informasi secara optimal Mempercayai individu dapat memaknai kehidupan didunia secara bebas
Pembelajaran memanfaatkan konsekuensi dan penguatan perilaku belajar Focus terhadap bagaimana peserta didik mengingat, mengulang kmbali dari gudang informasi
Mempercayai perilaku sebagai petunjuk tujuan Menguji sruktur mental dan proses hubungan terhadap belajar
Isyarat yang menunjukkan perilaku dan kondisi suatu peristiwa Belajar menggambarkan proses aktif yang terjadi di dalam diri
Belaajr tidak hanya terikat pada kehadiran pembelajar tetapi juga peserta didik dapat melaksakan proses untuk mendapatkan informasi

Ada 5 prinsip tentang konstruktivisme:

  • Menghadapai masalah yang relevan dengan siswa

Kritik terhadap pendekatan konstruktivis adalah bahwa sebagai kerangka kerja ilmu pendidikan yang mensubkoordinasikan terhadap minat siswa.mengahadapi masalah yang relevan dengan siswa adalah dengan bantuan prinsip-prinsip pedagogi yang konstruktivis.

  • Struktur pembelajaran seputar konsep utama pentingnya sebuah pertanyaan

Susunan sebuah kurikulum seputar konsep utama adalah sebuah dimensi kritik tentang pedagogi konstruktivis ketika mendesain sebuah kurikulum, guru konstruktivis mengorganisasi informasi problematika konsep, pertanyaan dan situasi yang mempuanyai cirri-ciri tertentu.

  • Mencari dan menilai pendapat siswa

Untuk mencari tentang pendapat atau pandangan siswa yang terpenting adalah pendidikan konstruktivis. Seringkali kita belajar mengenai proses pembelajaran, lebih banyak mengerti betapa mendasarnya prinsip ini. Pandangan siswa merupakan jendela yang menuju pada alas an mereka. Dalam interaksi belajara mengajar guru tidah hanya berperan menyampaikan informasi kepada siswa tetapi juga ia hendaknya mendorong para siswa untuk mau memberikan informasi atau pengetahuan kepada orang lain.

  • Menyesuaikan kurikulum untuk menanggapi anggapan siswa

Belajar akan lebih baik jika tuntutan kognitif, social dan emosional dari kurikulum dapat dicapai para siswa. Karena itu harus ada hubungan antara kurikulum dengan anggapan yang dibawa setiap kegiatan kurikuler. Jika anggapan tersebut tidak terjawab , maka kebanykan siswa akan menemukan pelajaran-pelajaran tanpa arti tanpa melihat betapa kharismatiknya guru atau menariknya suatu pelajaran

  • Menilai belajar sisw dalam konteks pembelajaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s