Penilaian Psikomotor

Standard

Ranah psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu. Hasil belajar psikomotor ini merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif (memahami sesuatu) dan hasil belajar afektif. Hasil belajar kognitif dan hasil belajar afektif akan menjadi hasil belajar psikomotor apabila peserta didik telah menunjukkan perilaku atau perbuatan tertentu sesuai dengan makna yang terkandung dalam ranah kognitif dan ranah afektifnya.

Menurut Mardapi (2003) keterampilan psikomotor ada enam tahap, yaitu:

1)      Gerakan refleks, yaitu respons motorik atau gerak tanpa sadar yang muncul ketika bayi lahir.

2)      Gerakan dasar, yaitu gerakan yang mengarah pada keterampilan komplek yang khusus.

3)      Kemampuan perseptual, kombinasi kemampuan kognitif dan motorik atau gerak.

4)      Gerakan fisik, kemampuan untuk mengembangkan gerakan terampil.

5)      Gerakan terampil, adalah gerakan yang memerlukan belajar.

6)      Komunikasi non diskursif adalah kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan gerakan.

Taksonomi hasil belajar psikomotor dari Simpson dalam Purwanto (2011) mengklasifikasikan hasil belajar psikomotorik menjadi enam :

(1)   Persepsi (perception) adalah kemampuan membedakan suatu gejala dengan gejala lain,

(2)   Kesiapan (set) adalah kemampuan menempatkan diri untuk memulai suatu gerakan

(3)   Gerakan terbimbing (guided response) adalah kemampuan melakukan gerakan meniru model yang dicontohkan,

(4)    Gerakan terbiasa (mechanism) adalah kemampuan melakukan gerakan tanpa ada model contoh,

(5)    Gerakan kompleks (adaptation) adalah kemampuan melakukan serangkaian gerakan dengan cara urutan dan irama yang tepat,

(6)    Kreativitas (origination) adalah kemampuan menciptakan gerakan-gerakan yang baru yang tidak ada sebelumnya atau mengombinasikan gerakan yang ada menjadi kombinasi gerakan yang baru

Menurut Basrowi (2012) tingkatan/hasil belajar ranah psikomotor dapat dilihat dalam tabel berikut ini.

Tingkat/hasil belajar

Ciri-cirinya

  1. Perception
–          Mengenal objek melalui pengamatan indra-          Mengolah hasil pengamatan (dalam pikiran)

–          Melakukan seleksi terhadap objek (pusat perhatian)

  1. Set
–          kesiapan mental untuk bereaksi-          kesiapan fisik untuk bereaksi

–          kesiapan emosi/perasaan untuk bereaksi

  1. Guided Response
–          Melakukan imitasi (peniruan)-          Melakukan trial and error (coba-coba salah)

–          Pengembangan respon baru

  1. Mechanism
–          Mulai tumbuh perfomance skill dalam berbagai bentuk-          Respon-respon baru muncul dengan sendirinya
  1. Complex overt Response
–          Sangat terampil (skillful perfomance) yang digerakkan oleh aktivitas motoriknya.
  1. Adaption
–          Pengembangan keterampilan individu untuk gerakan yang dimodifikasi-          Pada tingkat yang tepat untuk menghadapi problem solving
  1. Origination
–          Mampu mengembangkan kreativitas gerakan-gerakan baru untuk menghadapi bermacam-macam situasi, atau problema-problema yang spesifik.

Dave (1967) mengatakan bahwa hasil belajar psikomotor dapat dibedakan menjadi lima tahap, yaitu: imitasi, manipulasi, presisi, artikulasi, dan naturalisasi.

  1. Imitasi adalah kemapuan melakukan kegiatan sederhana dan sama persis dengan yang dilihat atau diperhatikan sebelumnya.
  2. Manipulasi adalah kemampuan melakukan kegiatan sederhana yang belum pernah dilihat tetapi berdasarkan pada pedoman atau petunjuk saja.
  3. Kemampuan tingkat presisi adalah kemampuan melakukan kegiatan-kegiatan yang akurat sehingga mampu menghasilkan produk kerja yang tepat.
  4. Kemampuan pada tingkat artikulasi adalah kemampuan melakukan kegiatan yang komplek dan tepat sehingga hasil kinerjanya merupakan sesuatu yang utuh.
  5. Kemampuan pada tingkat naturalisasi adalah kemampuan melakukan kegiatan secara reflek, yakni kegiatan yang melibatkan fisik saja sehingga efektivitas kerja tinggi.

Hasil belajar keterampilan/psikomotor dapat diukur melalui:

  1. Pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung,
  2. Sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur beberapa pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
  3. Beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya.

Adapun keterampilan yang bisa dinilai mencakup:

  1. Kemampuan peserta didik menggunakan alat dan sikap kerja
  2. Kemampuan menganalisis suatu pekerjaan dan menyusun urut-urutan pengerjaan
  3. Kecepatan mengerjakan tugas
  4. Kemampuan membaca gambar atau simbol
  5. Keserasian bentuk dengan yang diharapkan dan atau ukuran yang telah ditentukan

Untuk jenjang pendidikan SMA, mata pelajaran yang banyak berhubungan dengan ranah psikomotor adalah pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, senibudaya, fisika, kimia, biologi, dan keterampilan. Dengan kata lain, kegiatan belajar yang banyak berhubungan dengan ranah psikomotor adalah praktik diaula/lapangan dan pratikum di laboratorium. Dalam kegiatan-kegiatan praktik itu juga ada ranah kognitif dan afektifnya, namun hanya sedikit bila dibandingkan dengan ranah psikomotor.

Penilaian hasil belajar psikomotor atau keterampilan harus mencakup persiapan, proses, dan produk. Hasil belajar keterampilan dapat diukur melalui (1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya.

Ada 2 hal yang harus dilakukan pendidik untuk melakukan penilaian psikomotor yaitu mebuat soal dan instrument pengamatan. Soal untuk hasil belajar psikomotor dapat berupa soal, lembaran kerja, lembar tugas, perintah kerja dan lembar eksperimen. Instrument pengamatan dapat berupa lembar observasi, lembar penilaian atau potofolio.

Lembar observasi adalah lembar yang digunakan untuk mengamati dan mencatat aspek-aspek keterampilan yang diobservasi.lembar observasi dapat juga berbentuk check list jika hanya berupa daftar pertanyaan atau pernyataan yang jawabannya hanya tinggal memberi tanda centang (check)

Lembar penilaian adalah lembar yang digunakan untuk menilai kinerja peserta didik atau menilai kualitas pelaksanaan aspek-aspek keterampilan yang diamati. Portofolio adalah kumpulan pekerjaan peserta didik yang teratur dan berkesinambungan sehingga peningkatan kemampuan peserta didik dapat diketahui untuk menuju suatu kompetensi tertentu.

Sama halnya dengan soal ranah kognitif, soal untuk penilaian ranah psikomotor juga harus mengacu pada standar kompetensi yang sudah dijabarkan menjadi kompetensi dasar.

Contoh lembar pengamatan untuk mengamati kemampuan peserta didik dalam melakukan pratikum.

Nama peserta didik :

Kelas / semester      :

Mata pelajaran         :

Petunjuk                    :

Berilah tanda (V) dibawah skor 5 jika anda anggap cara melakukan aspek keterampilan sangat tepat, skor 4 bila tepat, skor 3 bila agak tepat, skor 2 bila tidak tepat dan skor 1 bila sangat tidak tepat.

No.

Aspek ketermpilan

Skor

1

2

3

4

5

  1. PERSIAPAN
1. Membaca panduan
2. Mempersiapkan alat dan bahan
3. Mengecek kesusaian alat dan bahan dengan buku panduan
4. Mengecek keterpakaian neraca
5. Dll
  1. PENDAHULUAN
1. Mengukur massa logam
2. Mengukur massa gelas kimia
3. Mengukur massa air
4. Mencatat dalam tabel
5. Dll
  1. KEGIATAN PERCOBAAN
1. Mengukur suhu air dalam kalorimeter
2. Memanaskan air dalam gelas kimia
3. Memanaskan logam
4. Memindahkan logam kedalam kalorimeter
5. Dll
  1. KEGIATAN AKHIR
1. Mengecek kembali hasil pengukuran
2. Menganalisis data percobaan
3. Mematikan lampu pemanas Bunsen
4. Membersihkan alat-alat
5. Dll

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s