Reaksi Reduksi Dan Oksidasi

 

Reaksi reduksi adalah reaksi penangkapan elektron atau reaksi terjadinya penurunan bilangan oksidasi. Sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron atau reaksi terjadinya kenaikan bilangan oksidasi. Jadi, reaksi redoks adalah (reduksi dan oksidasi) adalah reaksi penerimaan dan pelepasan elektron atau reaksi terjadinya penurunan dan kenaikan bilangan oksidasi.
Pentingnya reaksi oksidasi-reduksi dikenali sejak awal kimia. Dalam oksidasi-reduksi, suatu entitas diambil atau diberikan dari dua zat yang bereaksi. Situasinya mirip dengan reaksi asam basa. Singkatnya, reaksi oksidasi-reduksi dan asam basa merupakan pasangan sistem dalam kimia. Reaksi oksidasi reduksi dan asam basa memiliki nasib yang sama, dalam hal keduanya digunakan dalam banyak praktek kimia sebelum reaksi ini dipahami. Konsep penting secara perlahan dikembangkan: misalnya, bilangan oksidasi, oksidan (bahan pengoksidasi), reduktan (bahan pereduksi), dan gaya gerak listrik, persamaan Nernst, hukum Faraday tentang induksi elektromegnet dan elektrolisis.

 

Perbedaan oksidasi reduksi

Klasik Oksidasi: reaksi antara suatu zat dengan oksigen
Reduksi : reaksi antara suatu zat dengan hydrogen
Modern Oksidasi
– Kenaikan Bilangan Oksidasi
– Pelepasan Elektron
Reduksi
– Penurunan Bilangan Oksidasi
– Penangkapan ElektronOksidator
– Mengalami Reduksi
– Mengalami Penurunan Bilangan Oksidasi
– Mampu mengoksidasi
– Dapat menangkap electron

Reduktor
– Mengalami oksidasi
– Mengalami kenaikan Bilangan Oksidasi
– Mampu mereduksi
– Dapat memberikan electron

Auto Redoks

  • Reaksi redoks di mana sebuah zat mengalami reduksi sekaligus oksidasi

 

Bilangan Oksidasi

Pengertian Bilangan Oksidasi :
Muatan listrik yang seakan-akan dimiliki oleh unsur dalam suatu senyawa atau ion.
Harga bilangan oksidasi

1. Unsur bebas bilangan Oksidasi = 0
2.   Oksigen
Dalam Senyawa Bilangan Oksidasi = -2
Kecuali :
a. Dalam peroksida, Bilangan Oksidasi = -1
b. Dalam superoksida, Bilangan Oksida = -1/2
c. Dalam OF2, Bilangan Oksidasi = +2
3. Hidrogen dalam senyawa, Bilangan Oksidasi = +1, kecuali dalam hibrida = -1
4. Unsur-unsur Golongan IA dalam senyawa, Bilangan Oksidasi = +1
5. Unsur-unsur Golongan IIA dalam senyawa, Bilangan Oksidasi = +2
6. Bilangan Oksidasi molekul = 0
7. Bilangan Oksidasi ion = muatan ion
8. Unsur halogen :
F : 0, -1
Cl : 0, -1, +1, +3, +5, +7
Br : 0, -1, +1, +5, +7
I : 0, -1, +1, +5, +7


Contoh soal :

 

1. Manakah yang termasuk reaksi redoks?
a. NaOH + HCl             NaCl + H2O
b. Ag+ (aq) + Cl-( aq)             AgCl(s)
c. CaCO3            CaO + CO2
d. CuO +   CO                Cu + CO2
e. O2 + O             O3


Jawab : d

Perhatikan atom Cu dari biloks +2 (pada CuO) berubah menjadi 0 (pada Cu). Jika satu atom mengalami perubahan, termasuk redoks karena pasti akan diikuti oleh perubahan lainnya.

 

2. Manakah reaksi berikut yang bukan termasuk reaksi redoks?
a. Zn + 2H2SO4             ZnSO4 + H2
b. 2CrO4 2- + 2H+              Cr2O7 2- + H2O
c. Cu2++ Ni            Cu + Ni2+
d. C3H8 + 5O2            3CO2 + 4H2O
e. Cl2 + 2KOH             KCl + KClO + H2O


Jawab :

Perhatikan pilihan semua jawaban. semuanya ada atom (biloks 0) membentuk senyawanya. Berarti biloks ada yang positif ada yang negatif. Dari 0 ke positif atau negatif  ada perubahan dan ini berarti reaksi redoks. Sedangkan pilihan b biloks pada Cr2O4 2- sebesar +6 dan pada Cr2O7 2- sebesar +6 jadi tidak ada perubahan biloks
Dasar : reaksi redoks (reduksi oksidasi) Contoh: Dalam reaksi Fe dan Cu+2, Fe mengalami kenaikan bilangan oksidasi (oksidasi); Cu+2 mengalami penurunan bilangan oksidasi (reduksi)

 

Oksidator dan Reduktor

 

Oksidator adalah  zat pengoksidasi, tetapi mengalami reduksi.
Reduktor adalah zat pereduksi, tetapi mengalami oksidasi.
Contoh-contoh :

 

 

                   oksidasi
Oksidator : O2
            +4  -2            0                      +6   -2 Reduktor : SO2
1. 2 SO2   + O2           2 SO3

 

                                          Reduksi
         Oksidasi

 

 0                       +1   -1                    +2       -1                 0                             Oksidator : HCl
2. Mg    +    2 HCl              MgCl2    +   H2                                Reduktor  : Mg

 

 

                                 Reduksi

 

              Oksidasi

 

         +2   -1            0                        +3  -1                                                                   Oksidator : Cl2
3. FeCl2 +  Cl2             FeCl3                                                                 Reduktor : FeCl2

 

                         Reduksi

 

                                   Oksidasi

 

         +2  -2               -3 +1                         0               0                   +1 -2                    Oksidator : CuO
4. CuO    +   NH3             Cu   +    N2    +   H2O             Reduktor  : NH3

 

 

             Reduksi

 

 

                             Oksidasi

 

     +3     -2          +2 -2                      0                  +4 -2
5. Fe2O3  +  CO          2 Fe   +   3 CO2                                         Oksidator : Fe2O3
                                                                             Reduktor  : CO
Reduksi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s